5 Jenis Sensor Pada Pintu Otomatis yang Harus Anda Ketahui

5 Jenis Sensor Pada Pintu Otomatis yang Harus Anda Ketahui

Pernahkah anda berfikir atau membayangkan sejenak bagaimana cara kerja pintu otomatis terbuka tanpa adanya aba-aba atau perintah yang diberikan?
Mungkin kita sering melihat pintu terbuka secara otomatis, secara kasat mata pintu terlihat sederhana tanpa adanya sistem yang rumit, akan tetapi kenyataan yang sebenarnya pintu tidak sesederhana seperti yang terlihat, didalam rangkaian pintu terdapat serangkaian sistem yang kompleks dengan mesin motor beserta elektronik yang berkerja secara bersamaan untuk membuka dan menutup pintu dengan sempurna.

Biasanya sensor diletakan dibagian atas pintu, tapi tidak tutup kemungkinan ada juga yang diletakannya ditempat yang lain. Dengan adanya sensor dipintu banyak yang merasakan manfaat yang ada pada sistem yang dibuat. Ketika seseorang berada didekat pintu tersebut, maka sensor pun akan langsung mendeteksi dan bekerja dengan membaca keberadaan objek, sistem pun akan langsung bekerja dengan cara mengerakan motor yang ada pada pintu tersebut secara otomatis untuk membuka atau menutup pintu. Tahukah anda beberapa jenis sensor yang terdapat pada pintu otomatis? Berikut berbagai jenis sensor yang biasa pada umumnya ada pada sistem pintu otomatis.

1. Sensor Gerakan

Sensor yang pada umumnya digunakan sebagai sensor pendeteksi gerakan, sensor dapat mendeteksi gerakan seseorang sebagai tanda atau alarm untuk membuka pintu secara otomatis. Sensor ini memancarkan gelombang mikro untuk mendeteksi objek yang berada di sekitar sensor yang terdapat pada pintu, jika ada objek yang terbaca oleh sistem maka pintu akan terbuka secara otomatis.

2. Sensor Jarak Jauh

Sensor ini membutuhkan remote sebagai pengendali jarak jauh yang secara manual dioperasikan manusia untuk mengerakan mesin motor yang berada di pintu. Pada umumnya pengendali jarak jauh digunakan sebagai perintah dari kejauhan untuk mengendalikan pintu ketika ingin dibuka dan ditutup. Pintu yang sering menggunakan sensor tersebut salah satu nya adalah pintu pagar atau garasi otomatis.

3. Sensor Cahaya

Sensor cahaya atau juga disebut sensor optik, komponen yang terdapat pada sensor ini berupa elektronika sistem sebagai pengubah besaran cahaya atau optik yang menjadi besaran elektrik. Cara kerja dari alat ini adalah mengubah energi dari foton menjadi elektron. Sensor cahaya sangat luas penggunaanya, idelnya satu foton dapat membangkitkan satu elektron. Sensor ini menggunakan sinar infra merah yang diposisi kan melintang layaknya tirai. Ketika objek berada disekitar maka sensor langsung bekerja, sensor bekerja berdasarkan objek yang menghalangi sinar. Sensor ini bekerja berdasarkan perintah objek yang menghalangi sinar inframerah yang dipasang mengakibatkan pintu otomatis terbuka dan tertutup.

4. Sensor Suhu

Sensor suhu atau sering disebut sensor panas tubuh, sensor ini sangat rumit dari sensor - sensor sebelumnya. Sensor suhu atau sensor panas tubuh bekerja dari gelombang yang dihasilkan dari suhu panas tubuh manusia. Cara kerja sensor ini membaca objek yang bergerak, dengan kata lain bila seseorang bergerak disekitar sensor, maka akan tercipta panas yang bervariasi mengakibatkan pintu akan secara otomatis terbuka dan tertutup. Bila seseorang tidak bergerak atau dalam keadaan diam, maka sensor akan membaca dengan mengartikan tidak ada energi panas yang dihasilkan karena suhu tidak akan terditeksi, maka pintu tidak akan terbuka dan sistem hanya menditeksi suhu yang sama dengan lingkungan sekitar.

5. Sensor Tekanan

Prinsip sistem yang bekerja di sensor tekanan memiliki keunikan tersendiri. Mungkin kalian tidak menyadari keberadaan dimana sensor diletakan disaat pintu otomatis terbuka? Cara kerja sensor ini mengubah tekanan mekanis menjadi sinyal litrik, sensor tekanan biasanya diletakan dilantai lebih tepatnya dibawah keset kaki yang berada didepan pintu. Sensor akan berkerja atau membaca objek dari tekanan yang berada diatas mengakibatkan pintu akan terbuka secara otomatis, bila tidak ada tekanan maka pintu akan tertutup.

Kesimpulannya bahwa pintu otomatis bekerja karena adanya sensor yang di pasang, sensor akan mendeteksi keberadaan objek disekitar khusus nya manusia yang akan melewati pintu tersebut, sensor akan mendeteksi dan langsung mengaktifkan sistem untuk mengerakan motor yang dapat membuka ataupun menutup pintu secara otomatis.

Anda butuh sensor untuk pintu otomatis? Temukan beragam jenis keperluan interior rumah anda di Graha Elite. Kami menyediakan beragam jenis keperluan interior mulai dari aksesoris kaca, pintu dan aksesoris lain dari beragam jenis produsen terbaik!

Arsitektur mencerminkan identitas dan karakter sebuah peradaban.

“The mother art is architecture. Without an architecture of our own we have no soul of our own civilization.”

~ Frank Lloyd Wright

Latest Articles

Temukan berbagai artikel informatif yang membahas pengetahuan produk, panduan instalasi, inspirasi proyek, serta perkembangan terbaru dalam dunia aksesoris kaca dan perlengkapan arsitektur. Seluruh konten kami disusun untuk membantu pelanggan memperoleh solusi terbaik dalam setiap kebutuhan konstruksi, bangunan, dan desain interior.

5 Jenis Sensor Pada Pintu Otomatis yang Harus Anda Ketahui
5 Jenis Sensor Pada Pintu Otomatis yang Harus Anda Ketahui

Our Partners

Kepercayaan dari mitra bisnis merupakan bagian penting dari perjalanan kami. Graha Elite bangga menjadi pilihan bagi berbagai perusahaan, kontraktor, arsitek, desainer interior, serta pelaku usaha yang mengutamakan kualitas, keandalan, dan pelayanan terbaik dalam setiap proyek.

5 Jenis Sensor Pada Pintu Otomatis yang Harus Anda Ketahui 5 Jenis Sensor Pada Pintu Otomatis yang Harus Anda Ketahui